Poram Mareku Taklukkan Arsem FC 2-0, Ahmad Laiman Tutup Barumadoe Open Turnamen 2026

oleh -466 Dilihat
oleh

TIDORE,Gonone.id — Peluit akhir pertandingan bukan sekadar menandai berakhirnya perebutan gelar juara. Di Lapangan Bola Desa Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (10/10/2026), sepak bola kembali memperlihatkan wajahnya yang lain: ruang perjumpaan, tempat persaudaraan tumbuh di antara persaingan.

PS Poram Mareku, wakil Kota Tidore Kepulauan, keluar sebagai juara Barumadoe Open Turnamen I Tahun 2026 setelah menundukkan Arsem FC dari Kota Ternate dengan skor 2-0 dalam laga final. Kemenangan itu menutup rangkaian turnamen yang menjadi salah satu panggung olahraga bagi masyarakat Desa Balbar dan sekitarnya.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, secara resmi menutup turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja sejak persiapan hingga pertandingan berakhir, termasuk para pemain yang menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada sponsor, masyarakat, dan para suporter yang turut menghidupkan suasana pertandingan.
“Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang mendukung kesuksesan acara ini, terutama para sponsor, dan kepada seluruh masyarakat dan suporter. Terima kasih telah menjadi bagian dari kemeriahan turnamen kebanggaan masyarakat Desa Balbar,” ujar Ahmad Laiman.

Namun, bagi Ahmad Laiman, arti sebuah turnamen tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang mengangkat trofi pada akhir pertandingan. Ada nilai lain yang justru perlu dibawa pulang setelah lapangan kembali lengang: kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan.

“Kemenangan tentu menjadi tujuan setiap tim, namun yang lebih penting adalah nilai kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan yang terjalin selama kegiatan ini,” katanya.
Ia menilai Barumadoe Open Turnamen telah menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga Desa Balbar dan wilayah sekitarnya. Di tengah persaingan antarklub, olahraga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu, berinteraksi, dan membangun ikatan sosial yang lebih kuat.

Bagi generasi muda, kegiatan seperti ini juga menyediakan ruang untuk menyalurkan energi dan kemampuan melalui aktivitas yang positif.
Sepak Bola dan Pekerjaan Rumah Pembangunan Daerah

Dukungan terhadap olahraga masyarakat, menurut Ahmad Laiman, merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia. Sepak bola tidak hanya melahirkan pemain berprestasi, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, karakter, serta kepemimpinan.

Nilai-nilai itu tumbuh melalui latihan, kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mengendalikan emosi, dan kesediaan bekerja bersama untuk mencapai tujuan.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat sebagai salah satu sarana pembinaan generasi muda.

“Olahraga tidak hanya menciptakan prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembinaan olahraga tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi. Keberlanjutannya membutuhkan partisipasi masyarakat, dukungan berbagai pihak, dan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak muda untuk berlatih serta mengembangkan kemampuan.
Ahmad Laiman juga menyampaikan selamat kepada tim yang berhasil meraih gelar juara. Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

Sementara bagi tim yang belum berhasil, kekalahan diharapkan tidak menjadi alasan untuk berhenti. Pengalaman bertanding, menurut dia, dapat menjadi bekal untuk memperbaiki kekurangan dan menghadapi kompetisi berikutnya dengan persiapan yang lebih baik.

“Mari kita terus menjaga semangat persatuan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan olahraga sebagai sarana memperkuat kebersamaan serta membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berprestasi,” katanya.

Barumadoe Open Turnamen I Tahun 2026 pun berakhir dengan Poram Mareku sebagai kampiun. Tetapi lebih dari hasil 2-0 di papan skor, turnamen ini menyisakan harapan agar sepak bola terus menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat, merawat persaudaraan, dan memberi tempat bagi generasi muda untuk tumbuh.

Sebab, dalam olahraga, kemenangan memang layak dirayakan. Namun, kemampuan menjaga persatuan setelah pertandingan usai adalah nilai yang jauh lebih panjang umurnya daripada sebuah trofi.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.