DOIN CUP XII 2026 Resmi Ditutup, Talenta Bega Dilirik Klub Pro Liga

oleh -508 Dilihat
oleh

Gonone. id, SULA – Gelaran DOIN CUP XII Tahun 2026 resmi berakhir. Turnamen bola voli yang mengusung tema “Sula Sehat, Maju dan Berprestasi” itu ditutup dalam suasana penuh kemeriahan, sekaligus menjadi panggung lahirnya talenta-talenta muda bola voli dari Kepulauan Sula.

Bukan hanya soal perebutan gelar juara, DOIN CUP XII juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan penonton dan pencinta bola voli.

Pada kategori putra, juara pertama berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp6 juta, disertai piala dan jam dinding berlogo DOIN CUP. Juara kedua memperoleh Rp4 juta, juara ketiga Rp2 juta, sedangkan juara keempat mendapatkan Rp1 juta.

Sementara pada kategori putri, juara pertama menerima uang pembinaan sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta dan juara keempat Rp1 juta.

Selain penghargaan bagi tim terbaik, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain yang dinilai tampil menonjol sepanjang turnamen.
Gelar Pemain Terbaik Putra diraih Ashar dari tim Pandawa. Sedangkan penghargaan Pemain Terbaik Putri diberikan kepada Wahyuni dari SMAN 2 Kepulauan Sula.

Acara penutupan turut dihadiri unsur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat. Di antaranya Camat Aswa Salawane, SE, Imam Masjid Nurul Yaqin Dofa, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Mewakili pihak keluarga, Hasan Husein dalam sambutannya mengingatkan para pemain yang berhasil meraih juara agar tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, kemenangan dalam sebuah turnamen bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Ia mendorong para atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat sportivitas sehingga dapat membawa nama Kepulauan Sula ke level yang lebih tinggi.
Talenta Bega Dilirik Klub Pro Liga
Kabar menggembirakan datang dari Ko Nan, selaku pendiri event DOIN CUP. Di tengah acara penutupan, ia mengungkapkan adanya talenta muda dari tim putra Bega yang mendapat perhatian untuk dikembangkan lebih lanjut di Jakarta.

Pemain tersebut disebut memiliki potensi untuk mengikuti pembinaan melalui tim pengembangan atlet klub voli Livin’ Mandiri Pro Liga.

“Kami melihat ada potensi besar. Salah satu pemain dari tim putra Bega akan kami giring untuk latihan di Jakarta melalui klub Livin’ Mandiri Pro Liga,” ujar Ko Nan.

Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir.
Bagi penyelenggara, munculnya perhatian terhadap pemain lokal menjadi salah satu bukti bahwa turnamen seperti DOIN CUP tidak sekadar menjadi arena pertandingan, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi atlet-atlet muda daerah untuk mendapatkan kesempatan berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Apresiasi untuk Tim Medis
Di penghujung kegiatan, keluarga besar penyelenggara DOIN CUP XII juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Medis Puskesmas Dofa.

Tim medis disebut selalu siaga memberikan pelayanan kesehatan selama pelaksanaan turnamen, mulai dari pembukaan hingga pertandingan terakhir.

Kehadiran tim medis menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan mendapat penanganan ketika terjadi kondisi yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Dengan resmi berakhirnya DOIN CUP XII Tahun 2026, semangat sportivitas dan pembinaan atlet muda di Kepulauan Sula diharapkan tidak ikut berakhir.

Justru dari turnamen ini diharapkan lahir lebih banyak pemain potensial yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat regional maupun nasional.

DOIN CUP XII pun menutup perjalanannya dengan satu harapan: silaturahmi, persaudaraan dan semangat olahraga tetap terjaga.
Insyaallah, para pemain dan seluruh tim akan kembali dipertemukan dalam DOIN CUP XIII Tahun 2027 mendatang, dengan semangat yang lebih besar dan prestasi yang lebih tinggi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.