,

PCNU Halteng Desak Aparat Usut Tuntas Pemicu Konflik dan Perkuat Pengawasan di Kawasan Hutan

oleh -191 Dilihat
oleh

Gonone.id, Weda – Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Halmahera Tengah mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menjadi pemicu konflik antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PCNU Halmahera Tengah, Nurhalis Abubakar melalui rilis yang diterima media ini, Sabtu, (04/04/26).

Nurhalis Abubakar menegaskan bahwa penegakan hukum yang tegas, profesional, dan transparan sangat diperlukan guna memberikan rasa keadilan bagi masyarakat serta mencegah potensi konflik lanjutan.

“Kami meminta aparat kepolisian segera mengungkap secara menyeluruh pelaku yang memicu pertikaian ini. Penanganan yang tuntas akan menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Selain itu, PCNU Halmahera Tengah juga memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas di kawasan hutan yang diduga menjadi salah satu titik pemicu ketegangan. Oleh karena itu, aparat terkait diminta untuk meningkatkan pengawasan serta memastikan seluruh aktivitas di kawasan tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan yang lemah terhadap aktivitas di wilayah hutan berpotensi menimbulkan gesekan antarwarga, sehingga perlu adanya langkah antisipatif dan penertiban yang terukur.

“Penguatan pengawasan di kawasan hutan sangat penting agar tidak menjadi sumber konflik baru. Semua pihak harus mematuhi aturan yang ada demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” tambahnya.

Di sisi lain, PCNU Halmahera Tengah tetap mengimbau masyarakat agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta terus menjaga persaudaraan dan toleransi antar sesama. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat juga dinilai penting dalam meredam situasi dan membangun komunikasi yang konstruktif.

PCNU berharap, dengan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, situasi di Halmahera Tengah dapat segera kembali kondusif serta terhindar dari potensi konflik di masa yang akan datang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.