Rakernas Haji 2026 Resmi Ditutup, Kepala Kemenhaj Halteng: Hasil Evaluasi Jadi Fondasi Peningkatan Layanan Haji 2027

oleh -40 Dilihat
oleh

Gonone.id, Jakarta – Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M dan Retret Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi ditutup oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, pada Senin (6/7/2026). Kegiatan penutupan berlangsung di Lapangan Galaxy Markas Komando Daerah Angkatan Udara (Makodau) I Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Penutupan Rakernas menandai berakhirnya rangkaian evaluasi nasional yang diikuti seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah dari tingkat pusat hingga daerah. Selama pelaksanaan Rakernas, berbagai aspek penyelenggaraan ibadah haji menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah pada musim haji mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Halmahera Tengah, Nurhalis Abubakar, yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mengatakan bahwa Rakernas tahun ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik.

“Seluruh rangkaian evaluasi dan hasil Rakernas ini menjadi pedoman resmi bagi Kementerian Haji dan Umrah bersama Komisi VIII DPR RI dalam merancang kebijakan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin adaptif, profesional, dan humanis,” ujar Nurhalis.

Menurutnya, salah satu fokus utama yang dibahas dalam Rakernas adalah evaluasi layanan di Mina. Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan fasilitas serta penataan layanan agar kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah Indonesia semakin terjamin selama menjalankan puncak ibadah haji.

Selain itu, penguatan layanan kesehatan jemaah juga menjadi perhatian serius pemerintah. Berbagai strategi mitigasi kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi akan terus diperkuat sebagai upaya menekan angka kesakitan dan kematian jemaah.

“Tidak hanya membahas aspek teknis penyelenggaraan haji, kegiatan Retret Kementerian Haji dan Umrah RI juga diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan para kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah di pusat maupun daerah. Melalui berbagai sesi pembinaan, peserta dibekali kesiapan fisik, mental, serta nilai-nilai integritas guna memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Nurhalis.

Nurhalis menilai retret tersebut menjadi sarana penting dalam membangun kekompakan keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas di masa mendatang.

Rakernas juga menjadi langkah awal dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Seluruh hasil evaluasi akan dijadikan dasar penyusunan kebijakan, strategi pelayanan, hingga perencanaan anggaran agar pelaksanaan haji tahun depan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Dengan berakhirnya Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 dan Retret Kementerian Haji dan Umrah RI, diharapkan seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari transformasi layanan haji nasional yang semakin modern, humanis, profesional, dan adaptif terhadap tantangan penyelenggaraan ibadah haji di masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.