Wali Kota Tidore Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026

oleh -84 Dilihat
oleh

Gonone.id – Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Maluku Utara di Ballroom Sahid Bela Hotel, Kota Ternate, Kamis (18/6/2026) malam.

Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Maluku utara dicanangkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta jajaran Bupati dan Walikota se-Provinsi Maluku Utara yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Di kesempatan tersebut, Wali Kota Muhammad Sinen menekankan, kesuksesan Sensus Ekonomi ini sangat bergantung pada kejujuran dan keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi saat pendataan nanti.

“Saya berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan data yang valid dan akurat, sehingga ke depan nanti pemerintah dapat melakukan intervensi kebijakan tepat sasaran,” ujar Muhammad Sinen.

Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menginstruksikan dengan kepada seluruh jajaran aparatur pemerintahan di Kota Tidore Kepulauan untuk mengawal penuh jalannya sensus ini.

“Seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa beserta perangkat dan jajarannya wajib bersinergi dengan petugas lapangan untuk memberikan kemudahan akses serta mendukung kecepatan kerja petugas BPS demi kenyamanan masyarakat,” Ucapnya.

Muhammad Sinen menambahkan, pihaknya akan selalu menjalin kerjasama dengan menjaga komunikasi dan koordinasi yang intens dengan BPS Kota Tidore Kepulauan, untuk memastikan data wilayah Kota Tidore Kepulauan selalu valid dan bebas dari kendala administrasi.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti dalam pidatonya memaparkan urgensi besar di balik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya bagi Maluku Utara yang saat ini tengah mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat.

Amalia menjelaskan, struktur ekonomi di Maluku Utara sedang mengalami transisi atau pergeseran yang signifikan, dulu didominasi oleh sektor pertanian dan rempah-rempah. Sekarang bergeser menuju dominasi industri pengolahan nikel, di samping potensi besar di sektor pariwisata dan perikanan yang terus berkembang.

Selain itu, SE2026 dirancang khusus untuk memotret perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat modern, termasuk lonjakan transaksi digital dan daring online yang selama ini belum terekam secara mendalam.

Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, pendataan lengkap ini ditargetkan mampu menghasilkan basis data yang akurat sebagai kompas pembangunan yang berkelanjutan. Partisipasi aktif dan keterbukaan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan peta ekonomi nasional yang mutakhir.

Sensus Ekonomi 2026 ini menjadi penegasan bahwa data yang valid bukan sekadar angka, melainkan modal utama bagi Provinsi Maluku Utara untuk mempertahankan dan mengarahkan momentum pertumbuhan ekonominya ke arah yang lebih baik di masa depan.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.