Pelayanan Kesehatan Gratis Jadi Prioritas, Pemkot Tidore Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit

oleh -295 Dilihat
oleh

Gonone.id – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memperkuat komitmennya dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) yang berlangsung di Aula Stroke Center Lantai II Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan itu menjadi forum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program Pelayanan Kesehatan Gratis yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dalam sambutannya, Ismail menegaskan bahwa kehadiran negara dalam sektor kesehatan harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Tidak boleh ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pelayanan medis hanya karena keterbatasan biaya.

“Negara hadir untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang terhalang mendapatkan hak atas pelayanan medis yang layak hanya karena kendala biaya. Melalui Program Pelayanan Kesehatan Gratis, pemerintah berkomitmen menggeser fokus pelayanan kesehatan yang sebelumnya lebih dominan pada aspek kuratif menjadi lebih kuat pada pendekatan promotif dan preventif,” kata Ismail.

Menurutnya, perubahan paradigma tersebut sangat penting mengingat upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan ketika seseorang sudah jatuh sakit. Kesadaran untuk memeriksakan kesehatan secara berkala harus menjadi budaya baru di tengah masyarakat.

Ismail berharap masyarakat Tidore semakin memahami pentingnya deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, berbagai langkah pencegahan dapat dilakukan sehingga potensi munculnya penyakit yang lebih serius dapat diminimalisir.

“Kita berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memeriksakan kesehatannya secara berkala. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang lebih serius. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk lebih peduli terhadap kesehatannya dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujarnya.

Sekretaris Daerah yang juga dikenal sebagai salah satu motor penggerak birokrasi di Kota Tidore Kepulauan itu menilai keberhasilan Program Pelayanan Kesehatan Gratis tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan semata. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor agar program tersebut benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, melalui forum koordinasi tersebut, Ismail menekankan pentingnya menjaga kualitas dan mutu pelayanan, memperkuat pemanfaatan data kesehatan, serta memastikan dukungan regulasi dan anggaran berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Penyelenggaraan PKG bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan Program Hasil Terbaik Cepat yang membutuhkan sinergi dan komitmen lintas sektor. Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai wadah untuk menyatukan visi, mengevaluasi capaian yang sudah ada, serta merumuskan langkah taktis ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan Program Pelayanan Kesehatan Gratis merupakan cerminan keberhasilan pemerintah dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kesuksesan program PKG yang sering kita kenal dengan CKG di daerah kita adalah cermin dari keberhasilan pemerintah dalam melindungi dan menyejahterakan masyarakat,” tutup Ismail.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Citra Febriani, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi dan advokasi tersebut bertujuan memperkuat upaya deteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan di masyarakat.

Menurut Citra, pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi instrumen penting untuk menemukan kondisi pra-penyakit sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat. Selain itu, deteksi dini juga memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.

“Dengan pemeriksaan yang rutin dan terencana, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan sehingga tercipta individu yang produktif dan berkualitas, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan nasional,” jelasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kepala Bidang Kesprimkom Provinsi Maluku Utara, para camat, serta para lurah se-Kota Tidore Kepulauan.

Bagi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, kesehatan bukan sekadar urusan pelayanan medis, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.