Gonone.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh persiapan pemulangan jemaah haji asal Maluku Utara telah dilakukan secara matang oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD). Kepastian itu diperoleh setelah Komisi IV DPRD Maluku Utara melakukan pengecekan langsung di Asrama Haji Ternate, Jumat (5/6/2026).
Rombongan DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku Utara Kuntu Daud bersama Ketua Komisi IV Muhajirin Bailusy diterima langsung oleh Ketua PPIHD Maluku Utara Asrul Gailea serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Zaber Wahid.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemulangan jemaah haji, mulai dari keberangkatan dari Tanah Suci hingga tiba di daerah asal masing-masing, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan.
Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara Muhajirin Bailusy mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab DPRD dalam memastikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah yang akan kembali ke daerah setelah menunaikan ibadah haji.
“Kami memastikan kondisi jemaah haji dalam keadaan sehat fisik mulai dari persiapan keberangkatan dari Makkah, tiba di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, hingga menuju Bandara Sultan Babullah Ternate. Kami juga memastikan kebutuhan konsumsi, transportasi, dan akomodasi selama perjalanan pulang telah disiapkan dengan baik,” ujar Muhajirin.
Dari hasil pertemuan tersebut, DPRD memperoleh penjelasan bahwa seluruh tahapan pemulangan telah dibagi ke dalam sejumlah seksi pelayanan yang menangani berbagai kebutuhan jemaah, termasuk pengelolaan bagasi dan distribusi transportasi lanjutan menuju kabupaten/kota tujuan.
Jemaah haji Maluku Utara yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pada 11 Juni 2026. Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Sultan Babullah Ternate pada pagi hari, 12 Juni 2026.
Muhajirin menjelaskan, skema pemulangan ke daerah masing-masing juga telah dipersiapkan. Jemaah asal Kabupaten Halmahera Barat akan langsung diberangkatkan menggunakan kapal cepat menuju daerahnya setelah tiba di Ternate. Sementara jemaah asal Kabupaten Kepulauan Sula akan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat menuju Sanana beberapa jam setelah mendarat di Bandara Babullah.
“Pengamanan, transportasi, akomodasi makan hingga distribusi bagasi sudah kami minta dipastikan oleh petugas haji, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait. Semua sudah disiapkan,” katanya.
Selain memastikan kesiapan layanan, DPRD juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan perjalanan, terutama kondisi cuaca yang dapat memengaruhi pelayaran maupun penerbangan lanjutan menuju wilayah kepulauan.
Menurut Muhajirin, koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan aman hingga para jemaah tiba di kampung halaman masing-masing.
“Untuk penerbangan ke Sula maupun perjalanan laut ke Halmahera Barat, kami meminta kondisi cuaca terus dipantau agar proses pemulangan berlangsung aman. Hal ini sudah dikoordinasikan oleh seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Di sisi lain, DPRD turut menyampaikan kabar duka terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Hingga menjelang proses pemulangan, tercatat tiga jemaah haji asal Maluku Utara meninggal dunia di Arab Saudi. Dua di antaranya berasal dari Kota Ternate dan satu orang berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula.
Selain itu, terdapat dua jemaah lainnya yang masih menjalani perawatan medis di Tanah Suci sehingga belum dapat bergabung bersama rombongan pemulangan sesuai jadwal.
“Dari total jemaah yang berangkat, tiga orang telah meninggal dunia dan dua orang masih menjalani perawatan. Selebihnya telah dipersiapkan untuk mengikuti proses pemulangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Muhajirin.
Sementara itu, PPIHD Maluku Utara memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta berbagai instansi terkait terus diperkuat guna menjamin kepulangan ratusan jemaah haji Maluku Utara berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga tiba kembali di daerah masing-masing.(NN)






