Pemkot Tidore Genjot Digitalisasi untuk Dongkrak PAD dan Efisiensi Pemerintahan

oleh -657 Dilihat
oleh

Gonone.id  — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memperkuat langkah percepatan digitalisasi daerah sebagai upaya meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan tema “Sinergi Transaksi Digitalisasi Dalam Upaya Optimalisasi Meningkatkan PAD” yang berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Kamis (6/5/2026).

Sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan dibacakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo. Dalam sambutannya, Ismail menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan birokrasi yang masih kompleks.

“Penyelenggaraan pemerintahan yang baik merupakan pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun birokrasi yang kompleks masih menjadi tantangan. Melalui digitalisasi menjadi langkah strategis guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintahan serta menekan biaya operasional,” kata Ismail.

Ia juga mengapresiasi capaian TP2DD Kota Tidore Kepulauan yang berhasil meraih penghargaan dari Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia pada tahun 2025.

Penghargaan tersebut yakni TP2DD Kota Terbaik III Wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua serta Rookie of The Year TP2DD Kota Terbaik II.

Menurut Ismail, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat implementasi transaksi digital di lingkungan pemerintahan.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan itu kemudian menekankan tiga poin penting dalam percepatan digitalisasi daerah.

Pertama, peningkatan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Seluruh OPD diminta memaksimalkan ETPD karena dinilai berkontribusi langsung terhadap peningkatan pajak dan retribusi daerah menuju status kota digital.

Kedua, optimalisasi PAD melalui digitalisasi pajak dan retribusi daerah guna mempermudah wajib pajak sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pendapatan.

Ketiga, pentingnya sinergi dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung transformasi digital daerah.

“Diperlukan kolaborasi Pemerintah Kota dengan Bank Indonesia melalui TP2DD serta komitmen kuat perbankan dan seluruh OPD untuk terus berinovasi menggunakan layanan digital,” ujarnya.

Ia berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju dan berkelanjutan untuk semua.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan tiga narasumber, masing-masing Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Airtalya J. Rando, Kepala Bank Maluku Maluku Utara Cabang Soasio Navalia Chairunnisa, serta Pimpinan PT Telkomsel Branch Ternate Fuji Permana.

Turut hadir dalam kegiatan itu para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, pejabat administrator, pimpinan BRI Cabang Soasio, pimpinan BNI Cabang Soasio, serta seluruh anggota TP2DD Kota Tidore Kepulauan.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.