Sound of Spices “SALUMA” Jadi Simbol Kebangkitan Budaya Tidore

oleh -354 Dilihat
oleh

Gonone.id – Dengan perkembangan jaman yang semakin maju, sehingga sering disadari banyak ruang-ruang kreativitas yang telah terbuka bagi anak muda, namun percayalah bahwa generasi muda Kota Tidore Kepulauan tidak akan pernah berhenti untuk berinovasi untuk menampilkan jati diri sebagai orang Tidore, baik lewat musik, kuliner, tarian, kerajinan, konten ataupun berbagai platform kreatif lainnya, seperti SALUMA yang hadir dari musik dan budaya yang kental sebagai orang Tidore

Hal tersebut disampaikan Wakil Waki Kota Tidore Kepulaja Ahmad laiman saat menghadiri launcing Sound of Spices “Saluma” yang berjalan aman dan lancar, di Open Space, Jumat (10/4/2026) malam.

Ahmad Laiman juga mengapresiasi atas kerja keras dari seluruh seniman dan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah memberi tempat untuk pengembangan kreativitas anak muda Tidore dengan harapan agar anak muda terus berinovasi di Kota Tidore.

“Ini menjadi sebuah langkah awal untuk memulai kesadaran kita bersama agar lebih peduli pelestarian budaya sehingga tak tergerus oleh modernisasi dan juga menyadari pentingnya identitas budaya dalam kehidupan bermasyarakat sehingga masa depan daerah tercinta ini akan selalu terjaga dengan baik.” kata Ahmad Laiman

Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulahan ini juga berharap kehadiran SALUMA menjadi langkah positif untuk mengembangkan dan melestarikan budaya dan seni Tidore, untuk terus memberikan ruang kepada anak muda agar terus berinovasi lewat musik maupun hal lain.

Sementara itu, sambutab Gubernur Maluku Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Syamsuddin Abd Kadir mengatakan bahwa Maluku utara adalah tanah yang dianugerahi sejarah panjang dari jejak-jejak kerajaan besar hingga tradisi musik dan tarian yang diwariskan turun temurun, sehingga Saluma sebagai simbol suara budaya di Maluku Utara yang menjadi respresentasi dari harmoni dari masa lalu dan masa depan.

“Kita tidak hanya sekedar mendengarkan musik tetapi juga menyampaikan pesan bahwa budaya adalah napas kehidupan, pengingak persaudaraan dan sumber inspirasi bagi generasi muda.” Kata syamsuddin

Syamsuddin Abd Kadir juga menekankan bahwa, dukungan dari kementerian Kebudayaan melalui Dana Indonesia adalah bukti nyata negara hadir untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan, karena bantuan ini bukan hanya sekedar materi melainkan energi yang mendorong untuk terus berkarya, melestarikan tradisi sekaligus membuka ruang bagi inovasi.

“Dengan adanya Sound of Saluma, kita harapkan Maluku Utara semakin dikenal baik di tingkat Nasional maupun internasional sebagai pusat kreativitas dan kekayaan budaya.” hadap Syamsuddin

“Mari kita jadikan Sound of SALUMA sebagai momentum kebangkitan budaya, mari bergandeng tangan menjaga warisan leluhur sekaligus menciptakan karya-karya baru yang akan dikenang oleh generasi mendatang dengan semangat kebersamaan kita akan menjadikan Maluku Utara sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam tetapi juga kaya akan budaya yang hidup, dinamis dan membanggaman.” ajak Syamsuddin

Kegiatan ini diakhiri dengan pelucuran Sound Of Spices “SALUMA” oleh Sanggar DD Acoustic, secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Syamsuddin Abdul Kadir bersama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman yang ditandai dengan pemukulan tifa.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.