Pemkot Tidore Dorong Revitalisasi Bahasa Daerah Lewat Bimtek Pengajar

oleh -391 Dilihat
oleh

Gonone.id — Upaya menjaga kelestarian bahasa daerah terus diperkuat Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Melalui Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengajar utama bahasa daerah digelar dengan melibatkan guru SD dan SMP se-Kota Tidore.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, di Aula Dinas Pendidikan Kota Tidore, Rabu (8/4/2026).

Dalam sambutannya, Taher menegaskan bahwa pengakuan bahasa daerah memiliki peran penting dalam menjaga jati diri masyarakat Tidore sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal. Menurut dia, arus globalisasi yang semakin kuat berpotensi menggerus penggunaan bahasa daerah jika tidak diimbangi dengan upaya pelestarian yang konkret.

“Jika bahasa daerah tidak lagi digunakan, maka generasi penerus tidak akan mengenal bahasa yang menjadi identitas mereka sendiri,” ujar Taher.

Ia menyebut, pelaksanaan bimtek ini menjadi bagian dari rangkaian revitalisasi bahasa daerah di Kota Tidore Kepulauan. Pemerintah daerah, kata dia, melihat kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pengakuan Bahasa Tidore sebagai bahasa daerah yang mandiri, bukan sekadar dialek dari Bahasa Ternate.

“Ini menjadi angin segar bagi pemerintah dan masyarakat dalam mendorong status Bahasa Tidore agar diakui secara mandiri,” kata dia.

Taher juga berharap, kegiatan tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi generasi muda, khususnya dalam meningkatkan penggunaan bahasa daerah di lingkungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan Bahasa Tidore tanpa mengesampingkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

“Kita dorong penggunaan bahasa daerah dalam keseharian, namun tetap menjaga penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujarnya.

Bimbingan teknis ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Jamil Hadi, pengajar bahasa daerah Yurna Idrus dan Ervan Widyas Saputra, serta sastrawan Rian Kamary.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Balai Bahasa Maluku Utara, Damaz Aristy, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, serta para guru pengajar bahasa daerah tingkat SD dan SMP se-Kota Tidore Kepulauan.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.