Kota Tidore Kepulauan Lestarikan Keanekaragaman Hayati, Pemkot dan Burung Indonesia Kerja Sama

oleh -459 Dilihat
oleh

Gonone.id- Untuk menjaga kelestarian keragaman hayati di Kota Tidore, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Profil Keanekaragaman hayati Kota Tidore Kepulauan, yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin di ruang rapat Sekda Kota Tidore, Selasa (10/3/2-26).

Mengawali arahannya, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin mengatakan, Penyusunan profil keanekaragaman hayati bukan sekadar kegiatan administratif atau pemenuhan dokumen perencanaan, tetapi merupakan langkah strategis untuk mengenali, mendokumentasikan, dan menjaga kekayaan alam yang menjadi anugerah bagi daerah ini, karena Kota Tidore Kepulauan dikenal sebagai wilayah yang memiliki kekayaan ekosistem darat dan laut yang luar biasa.

“Mulai dari kawasan hutan, pesisir, sehingga wilayah laut yang menyimpan berbagai jenis flora dan fauna yang bernilai ekologis, ekonomi, dan budaya. Kekayaan tersebut merupakan aset penting bagi pembangunan daerah, sekaligus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya secara berkelanjutan.” Kata Rudi

Rudi Ipaenin juga menambahkan, Dalam konteks pembangunan daerah saat ini, isu keanekaragaman hayati tidak lagi dipandang hanya sebagai isu lingkungan semata, tetapi telah menjadi bagian dari agenda pembangunan yang berkaitan erat dengan ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, pariwisata, serta mitigasi perubahan iklim.

“Sehingga penyusunan Profil KEHATI Kota Tidore Kepulauan memiliki arti yang sangat penting, karena dokumen ini nantinya akan menjadi, basis data dan informasi resmi mengenai potensi keanekaragaman hayati daerah, Rujukan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan, serta Instrumen perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dengan Landasan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam dan ekowisata.” Kata Rudi

“Kami juga berharap melalui forum ini dapat dilakukan pengumpulan data, pertukaran informasi, serta penyamaan persepsi antar perangkat daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan sehingga dokumen profil KEHATI yang dihasilkan nantinya benar-benar komprehensif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, Partisipasi aktif dari seluruh pihak sangat kami harapkan, karena penyusunan profil ini tidak mungkin dilakukan oleh satu instansi saja, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta masyarakat yang selama ini menjadi penjaga alam di wilayahnya masing-masing, Saya juga berharap dokumen yang dihasilkan nantinya tidak berhenti sebagai laporan semata, tetapi benar-benar menjadi panduan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kota Tidore Kepulauan.” Sambung Rudy

Penyusunan Profil Keanekaragaman hayati Kota Tidore Kepulauan ini juga menghadirkan narasumber dari Koordinator Burung Indonesia Wilayah Kepulauan Maluku-Maluku Utara Benny Siregar, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ridwan Moh Yamin, Anggota DPRD Kota Tidore Ardiansyah Fauji, Pimpinan OPD terkait, Balai Aketajawe Lolobata, serta Akademisi.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.