Gonone.id — Ramadan selalu tentang kepastian sikap. Tentang kapan memberi, berapa yang mesti ditunaikan, dan kepada siapa amanah itu disalurkan. Tahun ini, kepastian itu datang lebih awal.
Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Tidore Kepulauan bersama Pemerintah Daerah, organisasi kemasyarakatan Islam, Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) resmi menetapkan besaran Zakat Fitrah, Zakat Mal, dan Fidyah untuk 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 26 Tahun 2026, hasil rapat dan kesepakatan lintas lembaga. Angka-angka yang disepakati bukan sekadar nominal, melainkan penanda tanggung jawab sosial umat di bulan suci.
Zakat fitrah ditetapkan sebesar 2,5 kilogram beras per jiwa. Jika diuangkan, nilainya Rp45.000 per orang, dengan asumsi harga beras Rp18.000 per kilogram.
Untuk fidyah, besarannya Rp60.000 per hari. Perhitungan itu merujuk pada estimasi biaya satu kali makan Rp20.000 yang dikalikan tiga kali makan dalam sehari.
Sementara itu, zakat mal memiliki nisab atau batas minimal harta setara emas 85 gram dengan nilai Rp212.585.000 per tahun atau Rp17.715.417 per bulan. Kadar zakat yang dikenakan tetap 2,5 persen dari total harta yang telah memenuhi syarat.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan, Lukmanuddin Abd Rahman, mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembayaran zakat fitrah hingga hari raya.
“Zakat fitrah harus diserahkan sebelum hari raya Idulfitri supaya yang menerima bisa menggunakannya. Jika diberikan pada saat Idulfitri, untuk apa lagi?” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Seruan itu terdengar sederhana, tetapi tegas. Zakat bukan seremoni menjelang takbir berkumandang, melainkan jembatan agar mereka yang kekurangan dapat lebih dahulu merasakan makna kemenangan.
Di kota kepulauan seperti Tidore, di mana laut memisahkan jarak dan denyut ekonomi tak selalu merata, ketetapan ini menjadi penanda penting. Dari angka-angka itulah solidaritas diuji bukan pada seberapa besar yang disimpan, melainkan pada seberapa tulus yang dilepaskan.(NN)







