Murad Polisiri Tegaskan Dukungan untuk Abubakar Yasin Pimpin BUMD Tidore

oleh -171 Dilihat
oleh

Gonone.id – Dukungan politik untuk Abubakar Yasin, S.T., M.T., menguat. Mantan Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Murad Polisiri, secara terbuka menyatakan berdiri di barisan terdepan mendorong Abubakar memimpin dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis Air Minum Ake Mayora dan Aman Mandiri pada periode 2026–2030.

Bagi Murad, sosok yang akrab disapa ABy itu bukan nama asing. Ia mengenal rekam jejak Abubakar sebagai figur teknokrat yang tumbuh dari pengalaman panjang di lapangan. Modal itulah yang, menurutnya, dibutuhkan untuk membenahi wajah BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berpihak kepada warga.

“Dari latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, ABy sangat layak. Pemahamannya terhadap lingkungan dan kebutuhan masyarakat cukup mumpuni,” ujar Murad di Tidore, Sabtu (7/2/2026).

Murad menggambarkan Abubakar sebagai pribadi dengan kepemimpinan tenang namun tegas, dekat dengan problem keseharian masyarakat. Karakter itu, katanya, penting bagi perusahaan daerah yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

“Saya siap mendukung serta mendorong Abubakar untuk memimpin Air Minum Ake Mayora. Kepeduliannya terhadap masyarakat sangat tinggi,” tegas pria yang akrab disapa Ato tersebut.

Menurut Murad, BUMD ke depan tak boleh hanya dilihat sebagai mesin pencetak laba. Lebih dari itu, ia harus hadir sebagai instrumen pelayanan publik. Air bersih, misalnya, bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan hak dasar warga.

“ABy layak menjadi pemimpin. Saya siap berada di belakangnya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” katanya lagi.

Sementara itu, Abubakar Yasin membenarkan dirinya telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Air Minum Ake Mayora dan Aman Mandiri. Ia mengaku siap mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan menjunjung kompetisi yang sehat.

“Saya telah mendaftar sebagai salah satu calon dan siap bertarung demi kepentingan bersama agar ke depan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Abubakar.

Baginya, mengelola BUMD sektor air minum bukan sekadar urusan manajerial. Di sana ada dimensi sosial dan kemanusiaan. Air adalah sumber kehidupan, nadi yang mengalir di setiap rumah warga.

Ia bahkan mengingat sebuah kisah dalam hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim tentang seorang perempuan yang diampuni dosanya karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Cerita itu, kata Abubakar, selalu mengingatkannya bahwa melayani kebutuhan dasar adalah pekerjaan mulia.

“Tanpa air tidak mungkin ada kehidupan. Karena itu bagi saya, mengurus sektor ini adalah amanah besar,” tuturnya lirih.

Dengan niat tersebut, Abubakar berharap diberi kepercayaan untuk berbuat lebih banyak bagi daerah kelahirannya. “Benar, saya telah mendaftar sebagai calon di Air Minum Ake Mayora. Semoga niat baik ini mendapat jalan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” pungkasnya.

Di tengah harapan publik akan BUMD yang lebih manusiawi dan melayani, dukungan terhadap ABy menjadi sinyal bahwa perubahan tengah mencari jalannya sendiri di Tidore.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.