Tidore Cetak Sejarah MTQ Pertama Maluku Utara 2026, Tidore Utara Hattrick Juara Umum

oleh -160 Dilihat
oleh

Gonone.id – Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan, Sukardi Ahmad, S.Pd.I, M.Pd Alumni Darunnajah Jakarta menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Tidore di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman. Menurutnya, pemerintah daerah secara konsisten menunjukkan komitmen kuat dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Tidore di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yang selalu berkomitmen menciptakan generasi Qur’an yang berakhlakul karimah,” ujar Sukardi di sela rangkaian penutupan MTQ, Kamis (5/1/2026).

Ia berharap pelaksanaan MTQ tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata, melainkan menjadi momentum lahirnya generasi muda yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kecerdasan, keluhuran budi, dan kecintaan mendalam terhadap kitab suci.

Tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Kota Tidore Kepulauan. Daerah ini tercatat sebagai kota pertama di Maluku Utara yang menggelar MTQ pada tahun tersebut, sebuah langkah bersejarah yang mempertegas posisi Tidore sebagai pusat syiar Islam di kawasan timur Indonesia.

Pada malam penutupan yang berlangsung khidmat di Aula Kie Matubu, BPMP Maluku Utara, Kecamatan Tidore Utara kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Piala bergilir diserahkan langsung oleh Wali Kota Muhammad Sinen kepada Kepala Kecamatan Tidore Utara disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an, melainkan sarana membumikan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Kita semua menyadari perkembangan zaman digital dan globalisasi sangat luar biasa. Anak-anak kita membutuhkan bekal agama yang kuat agar tidak tergerus perubahan zaman,” kata Muhammad Sinen.

Ia juga memotivasi para kafilah yang telah meraih prestasi di tingkat kota agar mampu mempertahankannya pada MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara. Tahun sebelumnya, Tidore sukses menggondol juara umum provinsi, capaian yang diharapkan kembali terulang.
“Meski fasilitas terbatas, semangat peserta untuk menjaga nama baik Tidore tidak ada tandingannya. Semoga tahun ini prestasi juara umum tetap dapat dipertahankan,” ujarnya optimistis.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 04/SK.DH/MTQ-XXXI/TIKEP/II/2026, Kecamatan Tidore Utara ditetapkan sebagai Juara Umum dengan perolehan nilai 570. Disusul Kecamatan Tidore Selatan dengan nilai 437, Kecamatan Tidore Timur 202, dan Kecamatan Oba Utara 135.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Mobil Hias pada Pawai Taaruf. Terbaik I diraih Majelis Ta’lim Nurul Yaqin Kelurahan Rum, Terbaik II Majelis Ta’lim Al-Ikhlas Kelurahan Afa-Afa, dan Terbaik III Majelis Ta’lim Mujahidin Kelurahan Rum. Sementara kategori favorit dimenangkan MIN 4 Tidore dan Majelis Al Hujayyah Kelurahan Dokiri.

Rangkaian penutupan MTQ berlangsung hangat dan penuh kegembiraan. Sejumlah hadiah juga dibagikan kepada penonton setia sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas dukungan masyarakat terhadap syiar Al-Qur’an di Bumi Kie Matubu.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.