Tongkat Estafet Dukcapil Tidore: Mengantar Purna Tugas, Menjemput Amanah Baru

oleh -194 Dilihat
oleh

Gonone – Suasana haru bercampur optimisme mewarnai serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tidore Kepulauan, hari ini. Momentum itu bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan ruang untuk mengenang jejak pengabdian sekaligus meneguhkan komitmen melanjutkan pelayanan kepada warga.

Tongkat kepemimpinan diserahkan dari Hj. Sunaryah Saripan, SH, M.Si yang resmi memasuki masa purna bhakti kepada H. Rudy Ipaenin, SSTP, MH, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Tidore Kepulauan yang ditunjuk Wali Kota sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dukcapil.

Dalam sambutannya, jajaran Dukcapil menyampaikan penghormatan mendalam kepada Sunaryah Saripan. Ia dikenang bukan hanya sebagai birokrat, tetapi sebagai figur perempuan yang memimpin dengan hati.

“Dalam setiap kebijakan, Ibu selalu mengajarkan bahwa administrasi kependudukan bukan semata urusan dokumen, melainkan urusan hak, martabat, dan kehidupan masyarakat,” ungkap salah seorang pejabat Dukcapil mewakili kesan pegawai.

Selama masa kepemimpinannya, berbagai capaian ditorehkan perbaikan layanan, penguatan tata kelola, hingga sederet penghargaan. Namun yang paling membekas, menurut para pegawai, adalah keteladanan, kesabaran, dan keikhlasan yang ditunjukkan dalam keseharian.

Memasuki masa pensiun, Sunaryah dilepas dengan doa dan harapan agar tetap diberi kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga. “Purna tugas bukan akhir pengabdian, melainkan tanda bahwa amanah telah ditunaikan dengan terhormat,” tutur salah satu koleganya.

Acara itu juga menjadi momen perpisahan bagi dua kepala bidang yang mendapat penugasan baru, yakni Hj. Ratna Dewi dan Yanto Kasman. Keduanya disebut sebagai bagian penting dari perjalanan Dukcapil.

“Pindah tugas bukan perpisahan sesungguhnya, tetapi bentuk kepercayaan atas kapasitas dan integritas. Nilai profesionalisme itu kami yakin akan tetap dibawa di mana pun bertugas,” demikian pesan yang disampaikan dalam forum.

Sementara itu, Plt Kadis Dukcapil Rudy Ipaenin menegaskan bahwa amanah baru yang diembannya adalah tanggung jawab besar. Dukcapil, katanya, merupakan garda terdepan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan hak dasar warga.

Ia mengajak seluruh ASN dan non-ASN Dukcapil menjaga soliditas serta melanjutkan program yang telah dirintis pimpinan sebelumnya. “Kita harus tetap profesional, berintegritas, dan terus berinovasi demi pelayanan yang tertib, akurat, nyaman, ramah, serta membahagiakan masyarakat,” ujarnya.

Rudy juga memohon dukungan dari seluruh pihak agar transisi kepemimpinan berjalan baik. Baginya, sertijab bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan bahwa pelayanan administrasi kependudukan adalah napas kehadiran negara bagi warga Tidore.

Hari ini, satu babak pengabdian ditutup dengan khidmat dan babak baru dibuka dengan harapan. Dukcapil Tidore melangkah, membawa ingatan pada masa lalu, sekaligus menatap masa depan pelayanan yang lebih manusiawi.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.