PKK Panen Cabe, Inflasi Ditekan dari Pekarangan

oleh -72 Dilihat
oleh

Gonone.id – Gerakan kecil yang dirawat dengan kesabaran akhirnya berbuah. Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan memanen cabe perdana hasil Gerakan Tanam Cabe Serentak (Gertam Cabe) di Kebun Percontohan TP PKK, Kelurahan Cobodoe, Kecamatan Tidore, Rabu (28/1/2026).

Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, hadir langsung bersama para pengurus. Di hadapan hamparan tanaman cabe, ia menyebut panen ini bukan sekadar hasil tanam, melainkan simbol kemandirian pangan keluarga yang tumbuh dari pekarangan sendiri.
“Gerakan ini dimulai beberapa bulan lalu dengan semangat kebersamaan. Hari ini kita memetik hasilnya. Ini bukti bahwa jika kita bergerak bersama dan memanfaatkan pekarangan, urusan pangan keluarga bisa kita atasi sendiri,” ujar Rahmawati.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK dan lintas sektor, khususnya Dinas Pertanian, yang konsisten merawat tanaman sejak pembibitan hingga panen. Bagi Rahmawati, cabe-cabe yang dipetik hari itu juga merupakan kontribusi nyata PKK dalam membantu menekan laju inflasi daerah.
Namun, ia mengingatkan agar panen perdana ini tidak menjadi titik akhir. Justru sebaliknya, menjadi awal dari rangkaian panen yang berkelanjutan.

“Ini baru permulaan. Jangan berhenti di sini. Kita harus menyiapkan panen susulan dengan penanaman bertahap agar gerakan ini terus hidup,” tegasnya.

Dari 70 pohon cabe yang ditanam saat Gertam Cabe, panen perdana menghasilkan sekitar 4,5 kilogram. Karena tidak matang serentak, panen akan dilakukan dalam dua tahap, dengan panen berikutnya dijadwalkan dua minggu mendatang.

Rahmawati berharap hasil panen selanjutnya bisa lebih melimpah. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan pekarangan rumah sebagai “apotek hidup” dan “warung hidup” yang produktif.

“Langkah kecil ini manfaatnya besar. Untuk ketahanan pangan keluarga, untuk masyarakat, dan untuk pengendalian inflasi di Kota Tidore Kepulauan,” pungkasnya. (NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.