Gonone.id, Tidore – Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan media, Polresta Tidore Kepulauan menggelar Coffee Morning bersama Komunitas Wartawan Kota (KAWATAK) Tidore Kepulauan. Kegiatan yang berlangsung di Mapolresta Tidore, Selasa (20/1/25), ini menjadi ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan insan pers.
Coffee Morning tersebut dipimpin langsung Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Polresta.
Pertemuan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait penyampaian informasi kepada publik, terutama menyangkut program-program Polri di wilayah hukum Polresta Tidore.
Kapolresta Tidore dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus KAWATAK yang selama ini berperan sebagai jembatan informasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Ia menegaskan komitmen Polresta Tidore untuk tetap terbuka dalam memberikan data dan informasi kepada media, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara Polresta Tidore dan insan pers harus terus terjaga,” ujarnya.
Namun demikian, Kapolres juga mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam peliputan, khususnya pada perkara yang masih dalam tahap penyelidikan. Menurutnya, penggunaan inisial diperbolehkan sepanjang untuk menjaga kerahasiaan dan tidak menimbulkan persoalan baru, terlebih jika melibatkan anak di bawah umur yang identitasnya wajib dilindungi.
Kapolres juga menekankan agar perkara yang masih dalam tahap lidik tidak diekspos secara luas karena berpotensi mengganggu proses penegakan hukum dan keamanan.
Sementara itu, Ketua KAWATAK, Suratmin Idrus, menyampaikan bahwa tidak semua informasi dapat langsung dikategorikan sebagai informasi publik. Pers, kata dia, tidak hanya bertugas meliput, tetapi juga berkontribusi menyebarluaskan informasi yang bermanfaat dan bertanggung jawab bagi masyarakat.
Suratmin menilai, dengan kondisi geografis Kota Tidore Kepulauan yang tersebar dan sebagian wilayahnya dipisahkan laut, diperlukan komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang kuat agar arus informasi dapat berjalan lancar dan berkualitas.
Pada kesempatan yang sama, Penasehat KAWATAK, Yakub Jumadil, mengapresiasi keterbukaan Polresta Tidore dalam membangun komunikasi dengan insan pers. Ia berharap sinergi ini terus diperkuat demi penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan humanis kepada masyarakat.
Coffee Morning berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi penegas komitmen bersama antara Polresta Tidore dan insan pers untuk menjaga kamtibmas melalui informasi yang bertanggung jawab. (NN)







