Gonone.id Sofifi — Mengawali tahun 2026, Gubernur Maluku Utara Sherly mengumpulkan seluruh jajaran kabinetnya dalam dialog internal yang digelar di Aula Nuku, Lantai II Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin (5/1). Pertemuan ini menjadi penanda keseriusan Pemprov Malut memperkuat koordinasi sejak awal tahun.
Didampingi Wakil Gubernur dan Sekretaris Provinsi, Sherly berdialog langsung dengan pimpinan OPD, pejabat administrator, pengawas, hingga jabatan fungsional. Ia menegaskan forum tersebut bukan sekadar rapat rutin, melainkan ruang menyinkronkan langkah sekaligus mengevaluasi perjalanan pemerintahan sepanjang 2025.
“Hari ini kita bisa sinkronkan sekaligus melakukan evaluasi diperjalanan 2025 serta menyiapkan semua arah pembangunan Malut di tahun 2026,” ujar Sherly.
Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan capaian positif realisasi penerimaan daerah tahun 2025 yang mencapai Rp355 miliar atau 101,4 persen, dengan penyerapan APBD berada di angka 92 persen. Capaian itu, menurutnya, patut diapresiasi, namun masih harus ditingkatkan.
Sherly berharap pada 2026 penyerapan APBD bisa lebih maksimal agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan kerja yang terukur sejak awal tahun.
Dialog kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembiayaan kapal cepat dan feri, hingga pembayaran tunjangan fungsional. Terkait pajak kendaraan bermotor, Sherly menekankan perlunya optimalisasi kerja sama lintas instansi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, disertai strategi dan inovasi pendataan kendaraan menunggak.
Wakil Gubernur dalam kesempatan itu mengingatkan agar tidak ada lagi ego sektoral di tubuh OPD. “Jangan lagi merasa saya pimpinan OPD, jangan lagi merasa saya Kabag/Kabid, hilangkan itu semua,” tegasnya.
Menutup arahannya, Gubernur Sherly mengajak seluruh OPD memperkuat sinergi dan fokus pada pelayanan dasar. Menurutnya, pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah pondasi utama bagi pembangunan Maluku Utara di tahun-tahun mendatang.(red)







