Operasi SAR Nelayan Hilang di Sofifi Resmi Ditutup, Pencarian Dilanjutkan Tahap Pemantauan

oleh -102 Dilihat
oleh

Gonone id— Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate resmi menutup operasi Search and Rescue (SAR) terhadap seorang nelayan asal Desa Galala, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, yang dilaporkan hilang diduga terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Galala.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selama tujuh hari operasi, terhitung sejak 23 Februari hingga 1 Maret 2026, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Seluruh tahapan pencarian telah dilaksanakan sesuai SOP selama tujuh hari operasi SAR, tetapi hingga hari terakhir korban belum ditemukan,” ujar Iwan dalam keterangan resmi, Minggu (1/3/2026).

Pada hari ketujuh operasi, pukul 07.00 WIT, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi area pencarian menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) sesuai rencana operasi H.7. Tim kemudian melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dan longboat di sejumlah titik yang sebelumnya belum terjangkau.

Selain penyisiran laut, tim juga melakukan pemantauan visual serta koordinasi dengan nelayan dan masyarakat sekitar guna memperoleh informasi tambahan terkait kemungkinan keberadaan korban.

Pencarian berakhir pada pukul 18.05 WIT dengan hasil nihil. Seluruh personel kemudian kembali ke posko untuk melaksanakan debriefing serta evaluasi bersama pihak keluarga korban.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi SAR dinyatakan telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur. Dengan demikian, operasi resmi ditutup dan status penanganan dilanjutkan pada tahap pemantauan.

“Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama selama pelaksanaan operasi.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada 23 Februari 2026 sekitar pukul 06.00 WIT, ketika korban pergi memancing di perairan Galala, Sofifi. Namun pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIT, warga menemukan perahu milik korban dalam kondisi terapung tanpa penumpang.

Masyarakat bersama keluarga korban segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban tidak ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh BPBD Provinsi Maluku Utara kepada Basarnas untuk pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi.

Unsur yang Terlibat

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, yakni Tim Rescue Kansar Ternate, Lanal Ternate, Brimob Polda Maluku Utara, Polairud Polda Maluku Utara, BPBD Provinsi Maluku Utara, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Data Korban

Nama : Abubakar Wahid

Umur : 70 Tahun

Alamat : Desa Galala, Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara

Ciri-ciri : Mengenakan baju sweater warna pink putih.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.