Gonone.id – Sore di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Indonesiana, Kecamatan Tidore, tak hanya dipenuhi lalu lalang kendaraan yang bergegas menuju rumah. Di titik itu, Rabu (25/2/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tidore menghadirkan wajah lain kepolisian: menyapa, berbagi, sekaligus mengingatkan.
Dalam balutan kegiatan “Polisi Menyapa”, personel Satlantas turun langsung ke badan jalan. Dipimpin Wakasat Lantas, IPTU Supardi, S.E., mereka membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Satu per satu pengendara motor dan mobil menerima bingkisan sederhana itu cukup untuk membatalkan puasa di tengah perjalanan.
Namun kegiatan ini tak berhenti pada berbagi takjil. Di sela-sela pembagian, petugas juga menyampaikan imbauan Kamseltibcar Lantas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas. Ramadan, yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat pada sore hari, menjadi momentum krusial untuk kembali mengingatkan pentingnya disiplin di jalan raya.
Pengendara sepeda motor diminta menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, serta tidak memacu kendaraan secara berlebihan demi mengejar waktu berbuka. Keselamatan, menurut petugas, tetap menjadi prioritas utama.
IPTU Supardi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat. “Kegiatan ini bukan sekadar berbagi takjil. Ini bentuk silaturahmi, bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus ikhtiar meraih keberkahan di bulan suci Ramadan melalui sedekah,” ujarnya.
Di tengah arus kendaraan yang padat menjelang magrib, interaksi singkat antara polisi dan masyarakat itu menjadi simbol pendekatan humanis. Polisi tidak hanya berdiri sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai mitra yang mengingatkan dengan cara yang lebih bersahabat.
Satlantas Polresta Tidore berharap kegiatan serupa mampu memperkuat sinergitas dengan masyarakat serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Tidore Kepulauan terutama selama Ramadan, ketika kesabaran dan keselamatan sama-sama diuji di jalan raya.(red)






