Simore Ramadan, Energi Pemuda Mafututu

oleh -150 Dilihat
oleh

Gonone.id– Hari kedua kegiatan Simore Ramadan di Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur, Senin (23/2/2026), berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang digagas murni oleh Komunitas Faduli Mafututu (Kaflal) ini mendapat kunjungan dari Istri Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Sumiyati Ahmad Laiman.

Ketua Panitia, Sofyan Muhlis yang akrab disapa Opan, mengatakan kehadiran Ibu Wakil Wali Kota bersama bapaknya menjadi penyemangat tersendiri bagi pemuda Mafututu.

“Hari ini kami mendapat kunjungan dari Ibu Wakil Wali Kota bersama bapaknya. Jadi kegiatan ini sesungguhnya tidak direncanakan, ini murni semangat pemuda,” ujar Opan.

Menurutnya, Simore Ramadan lahir dari inisiatif anak-anak muda kampung tanpa agenda besar yang dirancang berbulan-bulan. Semua berangkat dari keinginan sederhana: menghadirkan ruang berkumpul yang positif sembari menunggu waktu berbuka puasa.

“Insya Allah sampai selesai tidak ada hambatan apapun. Di tempat ini view juga bagus, sunset juga bagus, santai di sore hari juga keren sambil menunggu buka puasa,” katanya.

Di lokasi kegiatan yang berada di kawasan pesisir, pengunjung disuguhi pemandangan matahari terbenam yang memanjakan mata. Nuansa santai berpadu dengan semangat religi menjadi daya tarik tersendiri.

Panitia menyediakan hidangan tradisional seperti pisang goreng, kasbi goreng, kelapa muda polos maupun campur gula merah, kopi susu, hingga kopi dabe. Semua disajikan dengan konsep sederhana namun penuh rasa kekeluargaan.

Opan menambahkan, ke depan panitia juga merencanakan pasar murah yang akan bekerja sama dengan PKK Provinsi Maluku Utara. Untuk PKK Kota Tidore Kepulauan masih dalam tahap koordinasi, termasuk rencana menggandeng Bulog Ternate.

Sementara itu, Sumiyati Ahmad Laiman mengaku terkesan dengan kreativitas pemuda Mafututu. Ia bersama bapaknya tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIT dan memilih berbuka puasa di tempat tersebut.

“Tempatnya keren, saya sangat suka sekali. Pokoknya kreatif pemuda di sini,” ujarnya.
Ia bahkan sempat membagikan suasana kegiatan melalui media sosial dan mendapat banyak respons dari rekan-rekannya. “Ibu-ibu sampai komentar, ‘Loh ini di mana, tempatnya indah sekali’,” katanya.

Sumiyati berharap strategi publikasi dan pengelolaan kegiatan dapat terus ditingkatkan agar informasi tentang Simore Ramadan 1447 H/2026 M semakin luas dan kegiatan ini berjalan sukses hingga akhir.

Sebelumnya, Simore Ramadan resmi dibuka oleh Husain Alting Sjah di Tanjung Gamgau, Mafututu, Minggu (22/2/2026) malam.

Kehadiran Sultan Tidore menambah khidmat suasana pembukaan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap inisiatif pemuda dalam menghidupkan syiar Islam.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia KNPI Kota Tidore Kepulauan, Muhamad Abubakar, turut memberikan apresiasi. Ia menilai kolaborasi pemuda kampung seperti ini penting untuk terus didorong.

“Simore Ramadan menjadi bukti bahwa pemuda Mafututu mampu tampil sebagai motor penggerak aktivitas sosial dan keagamaan selama bulan suci,” ujarnya.

Di Mafututu, Ramadan tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menjelma ruang temu, ruang gagasan, dan ruang kebersamaan. Dari tangan pemuda, semangat itu tumbuh sederhana, tetapi bermakna.(NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.