Gonone.id – Aula Jenderal Sudirman Makodim 1505/Tidore, Selasa (10/2/2026), terasa lebih hidup dari biasanya. Bukan karena barisan pasukan, melainkan semangat menggelar pesta olahraga rakyat. Di ruangan itu, jajaran Kodim 1505/Tidore memulai langkah awal melalui rapat koordinasi Open Tournament Sepak Bola Kodim Cup I 2026.
Rakor yang dipimpin Kepala Staf Kodim Mayor Inf Ashino tersebut dihadiri perangkat panitia internal. Suasananya cair namun serius, membahas detail demi detail agar turnamen perdana ini tidak sekadar ramai, tetapi juga tertata.
Ashino menjelaskan, pertemuan awal ini difokuskan pada pematangan teknis dan pembentukan struktur kepanitiaan internal. “Rapat ini baru membahas persiapan dasar agar pelaksanaan nanti berjalan baik. Setelah ini kami akan melanjutkan rakor gabungan bersama pihak terkait,” ujarnya.
Kodim Cup I 2026 dijadwalkan bergulir 29 Maret mendatang di lapangan sepak bola Kelurahan Cobodoe, Kecamatan Tidore Timur. Panitia menargetkan 50 klub ambil bagian datang dari desa, kelurahan, kecamatan, bahkan luar kabupaten. Angka itu menunjukkan antusiasme sepak bola di Maluku Utara masih menyala.
Menurut Ashino, turnamen ini bukan semata soal mencari pemenang. Lebih jauh, ia diharapkan menjadi ruang pembinaan atlet dan perekat sosial. “Kami ingin olahraga menjadi jembatan silaturahmi antara TNI, klub, dan masyarakat. Dari sini semangat sportivitas dan kebersamaan ditumbuhkan, sekaligus mencari bibit pemain yang kelak bisa mengharumkan nama daerah,” katanya.
Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Wahyu Widya Sasono menegaskan hal serupa. Baginya, lapangan hijau adalah ruang perjumpaan yang melampaui batas seragam.
“Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan sepak bola. Ini ajang mempererat tali silaturahmi di antara kita semua. Semangat sportivitas yang lahir nanti harus terus terjaga, bahkan setelah peluit terakhir berbunyi,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.
Ia juga menaruh harapan pada dukungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan serta berbagai pihak. Tanpa kolaborasi, kata Wahyu, mimpi menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan sulit terwujud.
“Kami berharap pemerintah daerah dan seluruh elemen pendukung dapat membersamai kegiatan positif ini. Sepak bola bukan hanya prestasi, tetapi juga hiburan sehat bagi masyarakat,” tambahnya.
Daya tarik turnamen semakin kuat dengan deretan hadiah yang disiapkan: Piala Bergilir, Piala Tetap, uang pembinaan, medali, piagam, hingga penghargaan individu seperti Top Score, Pemain Terbaik, Penjaga Gawang Terbaik, dan Kesebelasan Favorit.
Kodim Cup I 2026 tampaknya ingin menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ia dirancang sebagai ruang temu, tempat talenta muda ditemukan, dan kebersamaan dirawat. Di tengah hiruk pikuk zaman, Kodim 1505/Tidore memilih merawat persatuan lewat bahasa paling sederhana: sepak bola.(NN)







